Denpasar – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wira Bhakti Denpasar secara konsisten menerapkan budaya disiplin positif sebagai strategi utama dalam membentuk karakter peserta didik yang unggul. Program kesiswaan ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan baik yang bertujuan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sejalan dengan cita-cita Profil Pelajar Pancasila.
Penerapan budaya positif di sekolah ini didasarkan pada empat strategi utama. Pertama, menumbuhkan motivasi intrinsik, yang diwujudkan dengan menyambut siswa di gerbang menggunakan prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun). Selain itu, semua aktivitas diawali dengan doa bersama melalui Puja Tri Sandya dan dilanjutkan menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Kebiasaan ini diharapkan menumbuhkan rasa takwa kepada Tuhan, menghargai sesama, dan cinta tanah air.
Strategi kedua, meningkatkan rasa tanggung jawab, diimplementasikan melalui piket kelas, pembiasaan membawa bekal dan tumbler, serta kebijakan membawa pulang sampah kemasan makanan yang dibeli di kantin. Siswa yang datang terlambat akan diarahkan oleh guru piket untuk membersihkan area sekolah, membiasakan mereka bertanggung jawab atas tindakan.
Selanjutnya, sekolah berupaya meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri siswa. Hal ini difasilitasi melalui kegiatan literasi 15 menit sebelum masuk kelas, di mana perwakilan kelas diberikan kesempatan menyampaikan pendapat dan gagasan. Peran sebagai perangkat upacara bendera setiap Senin (seperti yang terlihat pada Senin (13/10) juga menjadi sarana untuk melatih hal tersebut.
Terakhir, menumbuhkan budaya sehat diwujudkan lewat program Jumat Sehat, termasuk senam dan pembagian tablet tambah darah (TTD) untuk peserta didik perempuan oleh OSIS. Sekolah juga rutin mengadakan sosialisasi kesehatan, seperti pola hidup bersih, cara mencuci tangan, dan edukasi anti-pergaulan bebas, kenakalan remaja, serta anti-bullying, guna menciptakan lingkungan sekolah yang positif.
Kepala SMK Wira Bhakti Denpasar, Ida Bagus Bawa Keniten, S.Kom., menegaskan bahwa budaya positif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan agar siswa dapat berkembang maksimal sesuai potensinya. Program ini juga melibatkan kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua demi pembentukan karakter disiplin yang berkelanjutan. (Putu Wily)






