Ketua YKP Ajak Duduk Bersama Selesaikan Polemik Pergantian Waket II Stispol Wira Bhakti

Denpasar – Polemik internal terkait pergantian Wakil Ketua (Waket) II di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stispol) Wira Bhakti, Drs. I Made Yunita, M.AP., mendapat perhatian serius dari Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) sebagai badan penyelenggara. Ketua YKP, I Gusti Ngurah Gede Yudana mengajak seluruh pihak terkait, khususnya dosen dan staf, untuk segera duduk bersama mencari solusi terbaik agar permasalahan ini tidak meluas.

Ajakan ini disampaikan seiring munculnya ketidaksetujuan dari sebagian dosen dan staf terkait proses pencopotan Waket II, I Made Yunita. “Kami mengajak semua pihak untuk duduk bersama agar permasalahan di Stispol Wira Bhakti tidak melebar kemana-mana,” ujar Ketua YKP melalui sambungan telepon selular.

Sebagai langkah konkret, Pengurus YKP secara resmi mengundang dosen dan staf yang menyatakan keberatan atas pencopotan Waket II untuk berdiskusi secara terbuka. Tujuannya adalah untuk bersama-sama menemukan penyelesaian yang konstruktif dan sesuai dengan semangat kebersamaan di lingkungan akademik.

Ketua YKP turut memberikan klarifikasi mengenai proses pergantian tersebut. Menurutnya, penggantian Waket II merupakan tindak lanjut dari usulan yang diajukan oleh Ketua Stispol Wira Bhakti. Usulan ini kemudian ditindaklanjuti melalui rapat pengurus. “Usulan penggantian itu sudah lama dan itu juga harus melalui rapat pengurus,” tegasnya.

Sementara itu, Waket II yang diganti, I Made Yunita, menyatakan tidak mempermasalahkan keputusan pergantian tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya proses penggantian yang mengikuti prosedur yang benar sebagaimana diamanatkan dalam statuta institusi.

“Tidak masalah dengan adanya penggantian itu. Hanya saja, proses penggantian itu melalui prosedur yang benar sebagaimana diamanatkan dalam statuta,” ujar I Made Yunita. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, ia dan beberapa pihak belum menerima alasan resmi yang jelas mengenai pergantian tersebut. “Sampai sekarang kami tidak tahu alasan penggantian itu. Informasinya, karena tidak bisa bekerjasama. Itu saja,” tutupnya.

YKP berharap melalui dialog yang konstruktif, semua pihak dapat mencapai kesepahaman demi menjaga kondusivitas dan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Stispol Wira Bhakti. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *